ketika dia mampu menjawab pertanyaan para malaikat di alam kuburnya selesai dibukakan pintu antara dia dengan surga dan didatangi dia dengan orang yang begitu tampan dan rupawan.

Setelah dia melihat surga yang tiada batasnya orang yang rupawan itu berkata “saya akan mendampingi dia sampai hari kiamat “

Maka orang itu lalu berkata “tolong ya Allah cepat tegakkan hari kiamat sampai aku bertemu dengan keluargaku” kembali

sesungguhnya kenikmatan bersama dalam keluarga itu kenikmatan yang besar sampai ketiga orang itu pertama kali telah mampu menyelesaikan ujian di alam kuburnya

setelah dia mampu menyelesaikan di dalam kuburnya barulah dia teringat dengan keluarganya maka kemudian dia berkata kepada Rabb-NYA “tolong tegakkan hari kiamat cepat wahai rabbku sampai aku kembali dan keluargaku”

Jadi inilah kenikmatan yang Allah berikan kepada keluarga ternyata pertemuan-pertemuan yang berlangsung antara kita dan ibu kita, pertemuan yang bapak kita, merupakan pertemuan yang membekas sampai orang itu meninggal.

ketika mampu menyelesaikan ujian di alam kuburnya yang pertama kali diminta adalah supaya dia bertemu dengan keluarganya padahal hakikat pertemuan itu kalau bagi kehidupan manusia itu ada berapa ada 4

yang pertama bertemu di dunia tapi tidak pernah bertemu di akhirat siapa mereka mereka yang dipertemukan oleh Allah di akhirat tapi tidak akan pernah bertemu di akhirat ya Allah itu adalah orang-orang kafir orang-orang musyrik

orang-orang yang memiliki penyakit kemunafikan yang mengeluarkan dia dari agama Allah

maka sesungguhnya orang semacam ini mereka bertemu di dunia tapi tidak akan pernah bertemu di akhirat sebagaimana Rasulullah tidak akan bertemu kembali dengan abu Thalib sebagaimana abu Thalib tidak pernah bertemu dengan abu Jahal sebagaimana abu abu Jahal akan bertemu dengan Bu lahab bagaimana abu lahab tidak bertemu dengan istrinya Ummu Jamil

karena hakekatnya pertemuan bagi orang kafir mereka ketemu di dunia tapi tidak akan pernah ketemu di akhirat makanya

Allah berfirman di surat Al ma’arij yang artinya nya nyacobalah kami mampu menebus diri kami dari azab Allah itu walaupun dengan anak-anak kami dengan istri-istri mereka dengan keluarga keluarga besar mereka yang dulu melindungi mereka ketika di dunia dan semua orang yang pernah mereka kenal di atas muka bumi mereka ingin menebus dirinya supaya tidak mendapat azab dari Allah

Allah subhanahu wa ta’ala sesungguhnya orang-orang kafir itu menggadaikan keluarga mereka. ada seorang ayah menggadaikan anakku, istriku ini keluarga besarku ini orang yang aku kenal. Masukkan mereka kedalam neraka jahanam yang begitu pedih ini tetapi 1 selamatkan Saya dari azab Allah.

Jadi, jadilah orang yang saleh agar kelak tidak menjadi orang kafir