Cerpen Cinta Sedih - Penantian Tak Berujung. Kisah bro

Cerpen Cinta Sedih – Kali ini saya akan menceritakan satu kisah tentang penantian yang tak berujung. ini sangat cocok untuk yang merasa setia dalam menanti pasangan kalian yang telah pergi. Entah pergi ke tempat lain, atau bahkan pergi ke hati yang lain, hik hik :'( Silahkan dibaca cerita di bawah ini, namun jangan lupa untuk berkomentar dan share ke teman kalian ya πŸ™‚

Kisah Cinta Sedih Penantian Tak Berujung. – Tentang mu seseorang ku, tak ada yang abadi di dunia ini. Semua Fana, yang abadi hanya lah waktu.

Mengulik kisah lama tentang mu. membawa ku pada luka lama yang masih ku pendam hingga saat ini. luka yang masih bersatu padu dengan indah nya kenang yang ku simpan dengan erat dalam benak.

Tentang mu Kala itu.

Hujan bulan Februari menuntun langkah mu menuju rumah sederhana yang ku tempati hingga saat ini. Payung hitam kusam yang kau genggam tergeletak di beranda rumah. kau menggigil sebab tak mampu menikmati dinginnya rintik hujan. Jaket hitamnya masih meneteskan air tetes demi tetes, nampaknya dia benar-benar basah kuyup. Menjadi awal mengapa aku merasakan apayang dinamakan ditinggal lalu bertahan dalam kesendirian.

Aku berjalan membukakan pintu, tak langsung menyuruhnya masuk. melainkan memperhatikan dirinya terlebih dahulu. memastikan bahwa dia bukanlah penjahat yang datang dikala hujan seperti tokoh penjahat dalam film yang ku tonton di televisi tempo hari.

melihatnya menggigil hebat memnbuatku iba. segera aku menyuruhnya masuk ke dalam. mempersilahkannya duduk di bangku, juga mengambilkan nya handuk untuk mengeringkan badannya. Aku tak memiliki pakaian untuk lelaki, lalu harus dengan apa aku menyuruhnya berganti pakaian? aku teringat dengan pakaianadik ku yangmasih tersimpan dengan baik di rak lemariku. segera aku mengambilkannya.

setelah dia benar-benar mengganti pakaiannya dan sudah tak terlalu kedinginan lagi seperti sebelumnya, aku pun bertanya tentang maksud dan tujuannya datang kemari. hal yang seharusnya kutanya kan dari awal namuun ku urungkan karena iba melihat dia seperti itu.

“Maaf, anda ini siapa? dan apa tujuan anda datang kemari?” aku bertanya, dengan sangat kaku tentunya sebab aku baru saja melihatnya.

“Saya Alwan, datang kemari ingin bertemu dengan Pak Dahlan pemilik peternakan yang berada diujung jalan sini.” jawabnya. masih sedikit menggigil, tangannya sesekali bergetar sambil memegang gelas berisi air hangat yang aku suguhkan.

“Pak Dahlan adalah ayahku, ada kepentingan apa menemui ayahku?” tanyaku lagi.

“Ayahku dengan Pak dahlanadalah seorang sahabat dari muda, dan kedatanganku kemariadalah untuk menemuinya sebab ada pesan penting dari ayahku.” jawabnya lagi.

“Kepentingan apa? Maaf jika lancang, namun ayahku sudah berpesan untuk menganggikannya sementara waktu. jika ada kepentingan maka aku harus mengetahuinya terlebih dahulu.”

“Tentang perjodohan yang akan dilakukan oleh ayahku dengan Pak Dahlan. yaitu antara Aku dengan anak perempuan Pak Dahlan yang bernama Fatma.” ucapnya penuh keseriusan. Aku terkejut, serasa ada kilatan petir yang menyambar diriku bertubi-tubi.

“Apa katamu? Perjodohan? bahkan ayahku tak pernah sekalipun membahas tentang perjodohan ini. tak pernah menyinggung tentangmu ataupun keluargamu sebelumnya.” Jawabku dengan keras. aku masih kaget dengan apa, yang dia ucapkan barusan.

Sejenak aku terdiam, lunglai tak berdaya. Tak hanya tentang perjodohan yang membuat kagetbukan kepalang. namun juga tentang Nasib kisah cintaku yang telah terjalin sebelumnya. haruskah berakhir dengan tragis seperti ini hanya karena sebuah perjodohan sepihak?

Sebelumnya, aku telah menjalani kisah cinta yang sudah berlangsung sangat lama. Yaitu kisah yang ku jalin dengan Irfan. Lelaki sederhana yang telah ku kenal sejak kecil. dan rumahnya pun tak jauh dari rumahku. tentu saja sudah saling mengenal dari dulu.

“Aku paham hal ini tentu membuatmu kaget, sebenarnya takterlalu berbeda denganmu. akupun merasakan hal yang sama.” ucapnya lagi.

“Tak waras jika mendapat kabar seperti ini namun tak merasakan kaget.” jawabku ketus.

“Satu hal yang harus kamu lakukan setelah ini adalah tinggalkan kekasihmu jika memang saat ini tengah memiliki kekasih. sebab kitatak bisa melibatkan orang lain dalam hubungan yang sudah menyakut keluarga.”lanjutnya lagi. kali ini aku benar-benar benci melihat dirinya di hadapamnku. terebih setelah mendengar ucapannya tadi. bagaimana mungkin dia tega berkata seperti itu dihadapanku. sangat lancang.

“Baiklah hanya itu yang mau aku sampaikan, maaf jika sudah menggangu waktumu. sampaikan salamku ke Pak Dahlan.” Dia langsung bangkit dari tempat duduknya lalu bergegas meninggalkanku yang masih terdiam dalam keadaan shock.

Aku tak bisa berucap apapun, aku hanay bisa membayangkan betapa sakitnya hatiku jika harus berpisah dengan Irfan. belum lagi betapa tersiksanya aku jika harus menjalani hidupbersama seseoarng yang tak aku cintai, bahkan tidak aku kenali.

Kedatangan Alwan bagaikan badai, datang tiba-tiba namun menghancurkan segalanya. Cepat atau lambat, aku harus mengatakan semuanya kepada Irfan tentang hal ini. secepatnya.

….

Beberapa hari setelah kedatangan Alwan, aku menemui Irfan dirumahnya. seharusnya dibicarakan secepat mungkin, namun aku tak siap mengatakannya. tak pernah mampu, namuncepat atau lambat dia harus tau yang sebenarnya.

singkatnya, sore itu aku menemuinya. jujur menceritakan yang terjadi dan apa yang sudah direncanakan atntara ayahku dengan ayahnya Alwan.

Benar saja, Irfan sangat kecewa dengan apa yang sudah aku sampaikan kepadanya. dia terpukul, tak percaya persis seperti yang akurasakan. namun itulah kenyataannya. sepahit apapun harus diterima dengan lapang dada.

Setelah pertemuankudengan Irfan sore itu dia takpernah lagi terlihat hingga saat ini. dia benar-benar pergi dariku, juga dari kehidupanku. Sedangklan aku masih terjerat rasa tentangnya. aku masih belum bisa meluoakannya sedangkan dalam waktu yang sama aku harus bersama orang lain.

Bagaimana kelanjutan Kisah cinta antara Irfan dengan Fatma? Lalu bagaimana kelanjutan perjodohan yang harus dilakukan Fatma dengan Alwan? Siapa yang ditunggu oleh Fatma yang menjadi judul utama dalam kisah ini? Tunggu saja kelanjutannya di Kisahbro.com , jangan lupa komen dan share yak πŸ™‚

Jangan Lupa Bahagia πŸ™‚