Kisah legenda prambanan
Kisah prambanan

Perebutan Kekuasaan.

Di kisahkan, dahulu kala ada sebuah kerajaan yang sangat makmur. Di pimpin oleh raja yang adil dan bijak sana. Rakyatnya hidup aman dan sejahtera. Kerajaan itu bernama Prambanan.Kerajaan Prambanan semakin besar, jaya dan makmur Hingga disuatu ketika, ada kerajaan lain yang tak suka dan berniat menguasai prambanan. Kerajaan tersebut adalah kerajaan Pengging yang dipimpin oleh raja bengis bermama Bandung bondowoso. 

baca juga : https://kisahbro.com/kisah-legenda-danau-toba-singkat-dan-lengkap/


Bandung bondowoso memerintahkan pasukannya menyerang kerajaan Prambanan. Bala tentaranya dia kerahkan semua agar bisa memenangi pertempuran ini. Dan benar saja,  Prajurit bala tentara Prambanan tidak mampu menandingi kedikdayaan pasukan Pengging yang di pimpin Bandung. Akhirnya, raja Prambanan mengakui kekalahanannya terhadap Bandung Bondowoso.


Bandung Bondowoso merupakan raja yang terkenal sangat kejam. Dia memerintah dengan penuh paksaan. Apapun yang dia inginkan harus bisa di dapatkan, bagaimanapun caranya. Hal inilah yang membuat rakyatnya sendiri membencinya, juga menakutinya.

Tertarik dengan sang Putri


Bandung Bondowoso sering memperhatikan Putri raja Prambanan, Roro Jonggrang secara diam-diam. “Betapa cantiknya wanita itu, apakah dia mau menjadi permaisuriku?” Ucapnya dalam hati.Ke esokan harinya Bandung menemui putri Roro Jonggrang.”Kamu cantik sekali, maukah kau menjadi permairuriku?” Ucap Bandung Bondowoso kepada Roro Jonggrang.

Mendengar perkataan itu, Roro langsung tersentak. Kaget bukan kepalang. Bagaimana tidak, lelaki yang sama sekali tidak mengenalinya itu tiba-tiba saja mengajaknya menikah.”Ada apa, Putri? “”Ah tidak ada apa-apa.” Jawab Roro Jonggrang.Roro tidak bisa menolaknya, karena bisa membahayakan dirinya, keluarga juga rakyat prambanan. Namun menerima pun tidak mungkin.Roro jonggrang langsung memutar otak, mencari ide tentang cara yang paling pantas untuk menolak ajakan bandung tersebut.”Saya siap menerima pinangan tuan, taapi dengan 1 syarat.

Syarat Candi

” Ucap roro berhati-hati.”Syarat apa? Harta yang melimpah? Emas? Atau apa saja keinginanmu itu?” Ucap Bondowoso dengan sombongnya.”Bukan itu semua. Aku ingin dibuatkan 1000 candi. Dan dibangun hanya dalam waktu 1 malam.” Ucap Roro Jonggrang penuh keyakinan.”1000 candi?!” Bandung bondowoso terkejut dan langsung bergegas pergi menemui penasehatnya.


“Bagiamana ini, apakah saya mampu membuat 1000 candi dalam waktu 1 malam?” Ucap Bondowoso penuh kebingungan kepada penasehatnya.”Tentu saja bisa tuanku. Suruh saja pasukan bala tentara jin yang tuan miliki. Lalu perintahkan mereka melakukannya dalam waktu satu malam.” Ucap penasehat.”Benar usulmu itu, sekarang kumpulkan peralatan dan kebutuhan kita.”


Bondowoso berjalan menuju tempat pemanggilan jin. Tangannya mengepal lalu membentang. Tak lama, langit meghitam gemuruh punbersuara begitu kencang dilangit. Pasukan jin lun dalam sekejap sudah berkerumun di dekat Bandung Bondowoso.
“Ada apa tuan memanggil kami kemari? Apa yang bisa kami lakukan untuk tuan?” Tanya pemimpin jin kepada Bondowoso.”Saya membutuhkan bantuan kalian, tolong buatkan saya seribu candi dalam waktu satu malam.” Ucap Bodowoso.


Para tentara jin pun langsung bergegas menjalankan perintah bondowoso. Mereka membangun 1000 candi seperti yang sudah diperintahkan.

Kutukan


Dalam waktu singkat, bangunan candi sudah hampir mencapai 1000 buah. Dilain tempat, Roro masih terus mengawasinya diam-diam. Roro mulai cemas akan keberhasilan Bondowoso dalam memenuhi syaratnya. Akhirnya Roro memerintahkan dayang-dayang nya untuk mengumpulkan semua jerami yang ada. Lalu dibakar. Selain itu, beberapa dayang diperintahkan untuk menumbuk lesung agar terdengar seperti orang menumbuk pagi di pagi hari.


Jerami-jerami yang dibakar membuat langit nampak terang seperti fajar telah tiba. Ditambah dengan suara ketukan lesung yang identik dilakukan dipagi hari, hal ini membuat para jin mengira bahwa hari sudah pagi.
“Hari sudah pagi, matahari sudah muncul. Sebaiknya kita pergi sebelum badan kita terbakar oleh sinarnya.” Ucap salah satu jin kepada raja jin. Beberapa saat kemudian, para jin pun berhamburan pergi meninggalkan pembangunan candi.


Sementara itu, Bondowoso yang yakin bahwa candi nya telah genap 1000 buah menemui Roro. Roro pun menghitung candi tersebut satu demi satu.”Candi yang kamu bangun hanya 999, masih kurang 1 candi untuk memenuhi syarat dariku. Jadi tuan telah gagal.” Ucap Roro tepat dihadapan Bondowoso.


Bondowoso marah, dia begitu murka. Dengan amarahnya yang sudah memuncak, dia mengarahkan telunjuknya ke arah Roro Jonggrang lalu mengucapkan sebuah kalimat kutukan.”Jadilah kamu candi yang ke 1000.” Petir menyambar sangat keras, lalu secara ajaib Roro Jonggrang yang masih beridiri berubah menjadi candi. Dia menjadi pelengkap 999 candi, hingga menjadi 1000 candi.

Demikian cerita tentang Asalusul terbentuknya Candi Prambanan. untuk kisah menarik lainya ssilahkan baca di http://kisahbro.com terima kasih . 🙂